15 Nopember 2010
DPRD tak Percaya Keterangan Mursalim dan Agus Salim
Ahmad Monianse: Honorer Akui Diwajibkan Bayar Rp 10 Juta
 
MAFIA CPNSD: (kika- Agus Salim, Mursalim, La Bula (belakang); Rapat sesi kedua yang digelar siang di gedung DPRD soal praktek mafia CPNSD di Kota Baubau, anggota DPRD tak percaya dengan keterangan yang diberikan dua staf BKD Agus Salim dan Mursalim yang menyatakan permintaan uang sesuai dengan kerelaan. (Baubau pos/Foto: Hariman)
BAUBAU, baubaupos.com-Penjelasan Staf BKD Mursalim dan Agus Salim yang meyatakan dana pengurusan 92 CPNSD yang masuk melalui jalur tenaga honorer berdasarkan kerelaan dinilai tidak rasional. Sebab data yang diperoleh anggota DPRD, menyebutkan setiap honorer yang akan diproses databya di BKD provinsi diwajibkan membayar Rp 10 hingga Rp 15 juta per orang.

Dalam rapat hering DPRD Kota Baubau bersama intansi terkait, salah seorang staf
BKD Kota Baubau, Agus Salim mengakui adanya pembayaran sejumlah rupiah dari
tenaga honorer untuk diuruskan menjadi CPNS yang lulus. Namun tidak dipatok
besaran jumlah nominal yang harus dibayarkan setiap orang.

"Itu tergantung kerelaan, saya ungkapkan kepada mereka saya tidak bisa tolong
mereka kecuali mereka sendiri yang bisa menolong diri sendiri," ujarnya.
Hal Senada diungkapkan Mursalim. Kata dia, biaya yang dipungut dari CPNSD yang masuk melalui jalur honorer tidak dipatok besaranya dan berdasarkan kerelaan. Dana tersebut nantinya digunakan untuk biaya administrasi ferivikasi yang dilakukan di BKD Provinsi tanggal 22 November mendatang. Ini dilakuka, lanjutnya, karena di BKD Kota Baubau tidak memiliki anggaran yang cukup untuk keberangkatan mengurus berkas CPNSD yang akan di ferivikasi di
tingkat provinsi.

Ketua Komisi I DPRD Kota Baubau, Monianse mengatakan pihaknya telah memperoleh data dari lima orang CPNSD yang masuk melalui jalur honorer dan telah mengaku dimintai Rp 10 juta untuk pengurusan berkasnya di Provinsi. Olehnya itu, penjelasan yang dipaparkan pihak Agus Salim dan Musalim tidak dapat dipercaya.

"Saya tidak pecaya kalau tidak ada patok biaya terkait pembayaran pengurusan CPNSD apalagi alasannya sesuai kerelaan. Sekarang jika ada yang memiliki uang untuk diloloskan menjadi CPNSD apa bapak bisa menjaminkan
kelulusan mereka?," Kata Monianse dengan nada bertaya, Senin siang(15/11).

Dia mengatakan terbuktinya ada kasus suap menyuap terkait pengurusan CPNSD yanng masuk melalui tenaga honorer di Kota Baubau membuktikan kelemahan pelayanan publik di Kota Baubau.

"Jadi penghargaan pelayanan Publik yang diperoleh walikota Baubau tidak sesuai
dengan fakta, terbukti dalam pegurusan CPNS masih harus meminta bayaran dari
para honorer yang sudah mengabdikan dirinya bertahun-tahun," tuturnya, Monianse

Setelah mendengarkan penjelasan dari pihak Pemerintah maupun tanggapan dari
pihak dewan, Pimpinan rapat Hasidin Sadif menyimpulkan agar dana yang
telah dimintai kepada sejumlah CPNS untuk pengurusan CPNS database
segera dikembalikan. Selain itu direkomendasikan kepada pemerintah Kota Baubau
agar menindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku kepada oknum yang terlibat kasus
suap menyuap dalam pengurusan CPNSD di Kota Baubau. (asw)
 
Share |
 
Dibaca 790 kali
 
KOMENTAR BERITA
07:11/16-11-10
Ismail 'Roy' Muda ismailroymudaroy@yahoo.co.id
JIKA SINYALEMEN TSB BENAR, HAL INI MENJADI TUGAS aparat penegak hukum UNTUK MENGUSUT. YG PENTING aparatnya jgn minta disuap, Ok ?
10:11/16-11-10
Buton'S_Man rick.dila@yahoo.com
Kata Mursalim " Dana tersebut nantinya digunakan untuk biaya administrasi ferivikasi yang dilakukan di BKD Provinsi tanggal 22 November mendatang ni dilakuka, lanjutnya, karena di BKD Kota Baubau tidak memiliki anggaran yang cukup untuk keberangkatan mengurus berkas CPNSD yang akan di ferivikasi di tingkat provinsi" Maksudnya apa BOz?? Cerita MATI klu tdk ada danax. Blg saja mau bli mobil BAru BOZZ. Nda usah bawa2 NAMA PEMKOT! So, Hati2 BOZ, jgn sampe jadi GAYUS BAu2! KPK akan MELUNCUR. So peng
11:11/16-11-10
la cici latjitji@yahoo.com
Bukan hal yg luar biasa suap menyuap yg terjadi. Cuma Mursalim dkk lagi apes saja. Dan sepertinya mrk sj yg jd tumbal. Sy pastikan itu benar terjadi, krn mereka2 staF BKD itu dulunya masuk PNS sptx menyuap pula.
06:11/17-11-10
harto hartonuari@gmail.com
Jika memang jringan trsebut ada di BKD Baubau, Polisi harus menyelidikinya, bila perlu tangkap mereka yg mlakukan praktek2 kotor.
08:09/28-09-11
Satpam Palagimata palagimata@yahoo.com
ANAK BUAH BERSALAH, BOSS BERTANGGUNGJAWAB. KITA TUNGGU KLARIFIKASI PAK WALIKOTA.
     
Nama :
Email :
komentar :
Kode Verifikas :
   
   

 

 
 
 
                                                                                                         Ratusan Siswa "Kepung" Mapolsek Kulisusu      Pemimpin Protestan Se-Asia Tenggara Ini Masuk Islam     Kasus Pembunuhan Deni Segera Tahap 2     Kadikmudora Tepis Isu Pemotongan Tunjangan Sertifikasi Guru     Dinas PPKAD Wakatobi Gelar Sosialisasi Sensus Barang Milik Daerah      Alamat Redaksi, JL Yos Soedarso, Kota Baubau Sultra. Lantai II Umna Wolio Plaza. BERLANGGANAN/IKLAN .::. Tlp. 0402-282115 - HP - 0815 2480 5731 Kirim SMS (BERLANGGANAN (SPASI) NAMA (SPASI) ALAMAT JELAS.