Politik & Pemerintahan / Pemerintahan
10 Juni 2013
Sjafei Kahar Apresiasi HUT Buton Dirayakan Setiap 10 Juni
 
BAUBAU, BP- Perayaan HUT Kabupaten Buton dan Hari jadi Pasarwajo sebagai ibukota Kabupaten Buton mulai tahun ini di era Bupati Umar Samiun diperingati setiap tanggal 10 Juni. Sedangkan diera Bupati LM Sjafei Kahar peringatannya dirayakan setiap tanggal 24 April. Pergeseran waktu perayaan itu mendapat apresiasi positif dari Bupati Buton dua periode LM Sjafei Kahar.

"Sebagai Bupati Buton periode 2001-2006 dan periode 2006-2011 secara pribadi saya memberikan apresiasi positif atas pergeseran waktu perayaan HUT Pasarwajo sebagai ibu kota Kabupaten Buton yang dirayakan setiap tanggal 10 Juni pada era Bupati Umar Samiun SH," ucap Sjafei Kahar, Jumat (07/06).

Dia pun menceritrakan bahwa dimasa kepemimpinannya, HUT Pasarwajo sebagai Ibukota Kabupaten Buton selalu dirayakan pada tanggal 24 April, karena Gubernur Sultra yang saat itu dijabat Ali Mazi baru punya waktu untuk meresmikan Rujab Bupati yang ada di Pasar Wajo dan sekaligus meresmikan hari jadi Ibu Kota Pasarwajo yang ditetapkan berdasarkan peraturan pemerintah (PP) nomor 29/2003 tertanggal 10 Juni.

"Hanya secara kebetulan saja tanggal 24 April itu bersamaan dengan hari kelahiran saya. Tapi Pak Ali Mazi saat itu baru punya waktu tanggal 24 April baru datang mengresmikannya. Kalau saja Pak Ali Mazi punya waktu tanggal 20 April atau tanggal 25 April sudah pasti peringatannya dilakukan pada hari dimana dia punya kesempatan mengresmikan. Jadi tidak benar kalau HUT Pasarwajo sebagai ibu kota Kabupaten Buton saya paksakan sesuai dengan hari kelahiran saya," jelas Sjafei.

Dia pun menjelaskan bahwa Rujab Bupati Buton yang ada di Pasarwajo seharusnya selesai dideadline bulan Januari, tapi kenyataannya tidak selesai, "Lalu kontraktornya saya panggil dan saya kasih waktu untuk menyelesaikan Rujab itu bulan Februari, juga tidak selesai, lalu saya kasih waktu lagi hingga Maret, juga tidak selesai-selesai. Akhirnya dengan menggunakan dana pribadi kontraktornya saya bantu pinjamkan dana untuk menyelesaikan Rujab itu dan hasilnya April baru bisa selesai," kenang Sjafei Kahar.

Bagi Sjafei Kahar, pergeseran waktu pelaksanaan HUT Pasarwajo disesuikan dengan PP nomor 29/2003 tidak ada masalah. Dia mengatakan pada tanggal 10 Juni juga merupakan hari yang bersejarah, karena tanggal itu mengingatakan kepadanya dan sekaligus mengingatkan warga Buton bahwa pada tanggal itu dia berhasil memperjuangkan PP nomor 29 terkait penempatan ibu kota Kabupaten Buton dan dampaknya polemik penempatan Ibu Kota Kabupaten antara Pasarwajo dan Batauga berakhir.

"Saya memperjuangkan PP nomor 29 itu dengan segala upaya yang ada. Karena warga Pasarwajo dan Warga Batauga masing-masing ngotot ibu Kota kabupaten Buton harus di wilayah masing-masing. Sampai ada warga Batauga saat itu yangsudah membuat senjata rakitan dan mengancam saya secara probadi. Bagi saya memperjuangkan PP Nomor 29/2003 tertanggal 10 Juni taruhannya nyawa. Jadi secara probadi saya sangat mengapresiasi bila Bupati Buton Umar Samiun dan DPRD Buton sepakat merayakan HUT Pasarwajo pada tanggal 10 Juni," katanya lugas. (***)
 
Share |
 
Dibaca 200 kali
 
KOMENTAR BERITA
     
Nama :
Email :
komentar :
Kode Verifikas :
   
   

 

 
 
 
 
                                                                                                         SMKN 1 Kaledupa Butuh Guru Perhotelan     Tahun 2014, PDAM Wakatobi Tingkatkan Pelayanan dan Debit Air     Kamil Ady Karim Unggul di Tarafu dan Wameo     PBB Optimis Dapat Satu Fraksi     PAN Buton Prediksi Capai Dua Kursi Setiap Dapil      Alamat Redaksi, JL Yos Soedarso, Kota Baubau Sultra. Lantai II Umna Wolio Plaza. BERLANGGANAN/IKLAN .::. Tlp. 0402-282115 - HP - 0815 2480 5731 Kirim SMS (BERLANGGANAN (SPASI) NAMA (SPASI) ALAMAT JELAS.