Buton Raya / Buton
07 Mei 2011
Diduga Serpihan Bangkai Adam Air Terdampar Disiompu
 
Tampak Kepingan-kepingan benda yang diduga serpihan Pesawat Adam Air yang pernah menghebohkan dunia penerbangan Indonesia beberapa waktu silam. (foto: Baubaupos)
SIOMPU, baubaupos.com - Seorang warga La Ode Riadi asal Desa Katambe, Kecamatan Siompu, menemukan benda berukuran 3 meter yang diduga bagian penutup bawah pesawat Adam Air. Benda tersebut ditemukan di perairan Kepulauan Siompu dan merupakan benda terbesar yang ditemukan sejak pesawat Adam Air hilang sejak 1 Januari 2007 silam.

Penemuan puing diduga milik pesawat penumpang Adam Air yang jatuh di wilayah barat pulau Sulawesi Senin 1 Januari 2007 silam. Setidaknya 90 orang tewas dan 12 orang dinyatakan selamat. Boeing 737 tersebut setelah lepas landas dari pulau Jawa langsung mengirimkan tanda darurat. Pesawat yang terbang dalam cuaca buruk ini jatuh di atas sebuah gunung 90 kilometer dari kota Polewali
Benda berukuran 3 meter dan lebar 2 meter model melengkung ini ditemukan oleh Nelayan tepat di perairan yang jaraknya 23 mile barat daya Kepulauan Siompu, Kecamatan siompu.
La Ode Riadi sebenarnya telah menemukan benda ini 12 April lalu, namun baru diketahu setelah salah satu warga lainya menduga jika itu serpihan pesawat, bahkan dirinya telah memotong beberapa bagian untuk dijual.
Warga lain melarang jika benda tersebut selain memiliki bentuk aneh sebab bukan besi murni dan tidak laku jika dijual, karena benda tersebut dari platinum juga kabar beberapa tahun sialam perna hilang pesawat Adam air. Karen berepa benda yang melengket di badan benda tersebut yakni sebuah alat elektronik memiliki kabel-kabel penghubung strom.
Selain itu, ciri-ciri lain memiliki cet warna orange, serta berbentuk melengkung, diduga kuat penutup bawah ekor pesawat, serta bekas patahan memiliki bekas terbakar api.
Ikhwal penemuan La Ode Riadi mengungkapkan ketika dirinya sedang memancing, di pertengahan laut tepat dikepulauan Siompu, melihat terapung-apung di permukaan laut, dirinya mengira punggung dipermukaan laut adalan ikan hiu, dengan rasa ketakutan mendekati benda tersebut ternyata sebuah benda aneh.
"Saya temukan pak waktu saya memancing saat saya lihat sedikit takut, saya kira ikan hiu" katanya.
Lanjut cerita Riadi, sejak itu pemikiran dirinya untuk membawa kedaratan lalu ditimbang untuk di julanya ke salah pembeli besi bekas, bahkan penarikan benda tersebut memakan 12 jam, sejak jam 9 pagi hingga pukul 22.00 malam tepatnya hari Kamis 12 April 2011 lalu.
Setibanya di darat, Riadi kemudian memotong beberapa keping untuk dijualnya, sayang warga lainya mengetahui bila benda tersebut tidak laku dijual karena dari bahan paltinum bukan dari besi.
"Tadinya pak saya mau jual tapi katanya tetangga tidak laku karena bukan besi" katanya. (her)


.
 
Share |
 
Dibaca 3214 kali
 
KOMENTAR BERITA
     
Nama :
Email :
komentar :
Kode Verifikas :
   
   

 

 
 
 
 
                                                                                                         PAD Pasar di Kota Baubau Meningkat     BPOM dan Disperindakop Temukan Makanan Berbahaya     BNI Berbagi Buka Puasa Bersama Masyarakat Baubau     Antisipasi Lonjakan Penumpang, ASDP Baubau Tambah Armada     Warga Boneoge Gelar Zikir Akbar      Alamat Redaksi, JL Yos Soedarso, Kota Baubau Sultra. Lantai II Umna Wolio Plaza. BERLANGGANAN/IKLAN .::. Tlp. 0402-282115 - HP - 0815 2480 5731 Kirim SMS (BERLANGGANAN (SPASI) NAMA (SPASI) ALAMAT JELAS.